Budaya Lokal yang Spesifik Menuju
Remaja yang Beradab
Oleh: Kembi Arearahma (Siswa SMAN 1
MARIORIWAWO)
Indonesia adalah sebuah negara yang terkenal akan budayanya
yang berbeda dalam setiap daerah. Itulah Indonesia, negeri yang punya banyak
pulau serta daerah-daerah yang menjadi ciri khas tersendiri bagi masyarakat
yang tinggal di daerah tersebut. Keberagaman dalam budaya Indonesia tercermin
pada bagian budaya-budaya lokal yang berkembang di masyarakat. Keragaman
tersebut tidak saja terdapat secara internal, tetapi juga karena
pengaruh-pengaruh yang membentuk suatu kebudayaan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan sebagai peninggalan
sejarah yang bersifat tradisional. Seperti tarian daerah,alat musik
daerah,senjata tradisional,bahasa daerah,dan lain sebagainya. Di negara yang
kita cintai ini, hampir setiap provinsi memiliki kebudayaan tradisionalnya
sendiri, termasuk Kabupaten Soppeng, yang dijuluki sebagai “Kota Kalong”.
Budaya lokal di setiap daerah tentu berkembang melalui
fase-fase yang signifikan karena akan berdampak sendiri bagi nilai-nilai sosial
masyarakatnya, seperti halnya dengan kebudayaan di wilayah yang lain, Budaya
Lokal pun semakin marak terjadi di berbagai wilayah Indonesia termasuk di Kota
Soppeng ini. Perubahan budaya yang terjadi di kota Soppeng ini semakin hari
semakin berkembang dan tereksplore. Bagaimana tidak? Dari dulu, kota ini memang
dikenal sebagai kota yang penuh dengan berbagai adat dan budaya lokal. Budaya
lokal inilah yang menjadikan kota Soppeng sebagai kota yang patut di contoh.
Hal ini dibenarkan karena pada hari Jumat
(24/06/2016)
“Kabupaten Soppeng kedatangan puluhan pemuda asing yang
berasal dari 12 negara. Mereka merupakan penerima Beasiswa Seni Budaya
Indonesia (BSBI)”. Kunjungan ini dilakukan karena, mereka ingin lebih mengenal
budaya lokal kabupaten soppeng. Suatu kebanggaan tersendiri bagi Bapak Bupati
Kab.Soppeng Bapak H.Andi Kaswadi Razak karena dia sendirilah yang menjamu
wisatawan tersebut. Budaya lokal yang ada seperti Makam Raja-raja Datu Mario
yang ada di Jera Lompoe yang ada di Kabupaten Soppeng..
Kebudayaan suatu daerah tidak bisa lepas dari masyarakat
yang menjaga serta mengembangkan nya. Oleh karenanya, budaya lokal di kota
soppeng ini menjadi budaya yang lebih dikenal oleh orang luar bukan hanya
karena budayanya saja, melainkan karena masyarakat nya yang sudah lama menjaga
budaya lokal ini. Sepatutunya kita sebagai masyarakat yang mengajarkan
budaya-budaya yang baik bagi generasi penerus, maka kita sebagai generasi
penerus pun harus menghargai budaya yang ada serta menjaga atau bahkan
menjadikannya lebih baik dan lebih bermakna dari yang sebelumnya.
Menjaga budaya bukan hanya berbentuk materi bahkan juga bisa berbentuk tingkah laku
seperti budaya kita yang lebih, menghormati yang tua apalagi yang dituakan
bahkan jauh yang dipertuankan. Selanjutnya budaya yang mengarah kepada bentuk
keagamaan seperti budaya “mengislamkan anak, qhatamul qur’an, barasanji,
memperingati isra miraj, memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, dan lain
sebagainya. Inilah semua budaya yang
patut kita letarikan dan terus kita pelihara. Budaya hormat ke orang tua, patuh
dalam beretika otomatis disekolah pun harus diamalkan, menghormati guru beserta
stafnya dan slaing menghargai teman yang satu dengan yang lainnya. Maka dengan
mengamalkan budaya ini, lahirlah tingkah laku yang sopan, yang berperilaku
amanah dan yang paling penting adalah harus beradab.
Marilah kita sebagai generasi penerus yang baik serta
harapan seluruh orang tua kita. Kita
agar menjadi pribadi yang beradab, karena pribadi yang beradab adalah
jalan untuk menuju kesuksesan. Dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda pada
tanggal 28 Okotober ini kita sama-sama tanamkan dalam hati tingkah laku yang
beretika serta beradab . Generasi penerus adalah generasi yang sadar akan
hukum. Artinya semua tingkah laku kita harus didsari atas hukum. Hukum dalam
pribadi orang bugis terdahulu disebut adat. Jadi barangsiapa yang melanggar
adat pasti dihukum. Karena adat-adat itu
merupakan aturan dalam tiap-tiap daerahnya. Mariilah kita membawa setiap adat
kita ke arah yang lebih positif, karena adat dan budaya saling keterkaitan
sehingga melahirkan tingkah laku yang disebut adab. Maka paslah emang Bapak
Ir.Soekarno menjadikan adab di Indonesia sebagai hal yang sangat penting
terbukti dituangkan dalam sila ke dua Pancasila yang berbunyi” Kemanusiaan yang
adil dan beradab”.
Demikianlah yang sempat saya uraikan, adapun kekurangan
maupun cara saya memberi informasi pasti masih jauh dari kata sempurna, untuk
itu mohon kiranya dimaafkan. Wassallam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar